Showing posts with label burung. Show all posts
Showing posts with label burung. Show all posts
Saturday, December 21, 2013
Rajawali Andes Burung Pemangsa Terbesar di Dunia yang Mampu Terbang
Andean Condor atau Rajawali Andes merupakan burung pemangsa berukuran raksasa. Mereka adalah salah satu yang terbesar dari burung-burung yang bisa terbang dan merupakan burung pemangsa terbesar di dunia.

Berat tubuh rajawali andes bisa mencapai 15 kg dengan rentang sayap mencapai 3 meter. Burung Rajawali Andes hidup di daerah pegunungan andes yang berangin.
Bukan tanpa alasan mereka hidup di area tersebut. Angin dapat membantu mereka terbang dengan sedikit usaha. Meskipun demikian, mereka juga dapat ditemui di daerah pantai yang berangin kencang, dan daerah gurun yang memiliki arus udara panas.


Burung Rajawali umumnya berbulu hitam, tetapi rajawali betina memiliki sedikit noda putih di bagian lehernya, serta beberapa corak putih di sayapnya. Dan seperti saudara mereka, Rajawali California, Rajawali Andes pun memiliki kepala yang gundul.
Burung rajawali termasuk burung pemakan bangkai, sehingga mereka memiliki penglihatan yang tajam untuk mengawasi sekeliling yang kemungkinan ada makanan baginya.
Mereka akan memangsa bangkai binatang besar, liar ataupun domestik. Sedangkan Rajawali yang hidup di pantai akan memangsa binatang laut yang mati seperti anjing laut atau ikan. Mereka berperan penting sebagai pembersih bumi.

Burung Rajawali tidak memiliki cakar tajam seperti elang atau burung predator lain. Namun mereka terkadang juga menyerang sarang burung untuk menjarah telur atau memangsa burung muda yang masih lemah.
Selain dikenal sebagai burung pemangsa terbesar di dunia, burung Rajawali juga dikenal sebagai burung berumur panjang. Mereka dapat hidup hingga lebih dari 75 tahun, tetapi tingkat reproduksi mereka lambat.
Sepasang rajawali hanya akan menghasilkan seekor anakan setiap masa kehamilan, dan kedua induk rajawali akan menjaga anakannya tersebut selama satu tahun penuh.

Populasi burung Rajawali Andes saat ini berada dalam status Terancam Punah (EN), tetapi masih jauh lebih baik daripada populasi Rajawali California.
Diperkirakan ada sekitar beberapa ratus rajawali jenis ini yang hidup di Amerika bagian Selatan. Saat ini beberapa program penangkaran tengah dilakukan untuk menjaga populasi Rajawali Andes ini.
Sumber :
jurirakyat
Read More..
Berat tubuh rajawali andes bisa mencapai 15 kg dengan rentang sayap mencapai 3 meter. Burung Rajawali Andes hidup di daerah pegunungan andes yang berangin.
Bukan tanpa alasan mereka hidup di area tersebut. Angin dapat membantu mereka terbang dengan sedikit usaha. Meskipun demikian, mereka juga dapat ditemui di daerah pantai yang berangin kencang, dan daerah gurun yang memiliki arus udara panas.

Burung Rajawali umumnya berbulu hitam, tetapi rajawali betina memiliki sedikit noda putih di bagian lehernya, serta beberapa corak putih di sayapnya. Dan seperti saudara mereka, Rajawali California, Rajawali Andes pun memiliki kepala yang gundul.
Burung rajawali termasuk burung pemakan bangkai, sehingga mereka memiliki penglihatan yang tajam untuk mengawasi sekeliling yang kemungkinan ada makanan baginya.
Mereka akan memangsa bangkai binatang besar, liar ataupun domestik. Sedangkan Rajawali yang hidup di pantai akan memangsa binatang laut yang mati seperti anjing laut atau ikan. Mereka berperan penting sebagai pembersih bumi.
Burung Rajawali tidak memiliki cakar tajam seperti elang atau burung predator lain. Namun mereka terkadang juga menyerang sarang burung untuk menjarah telur atau memangsa burung muda yang masih lemah.
Selain dikenal sebagai burung pemangsa terbesar di dunia, burung Rajawali juga dikenal sebagai burung berumur panjang. Mereka dapat hidup hingga lebih dari 75 tahun, tetapi tingkat reproduksi mereka lambat.
Sepasang rajawali hanya akan menghasilkan seekor anakan setiap masa kehamilan, dan kedua induk rajawali akan menjaga anakannya tersebut selama satu tahun penuh.
Populasi burung Rajawali Andes saat ini berada dalam status Terancam Punah (EN), tetapi masih jauh lebih baik daripada populasi Rajawali California.
Diperkirakan ada sekitar beberapa ratus rajawali jenis ini yang hidup di Amerika bagian Selatan. Saat ini beberapa program penangkaran tengah dilakukan untuk menjaga populasi Rajawali Andes ini.
Sumber :
jurirakyat
Tuesday, October 29, 2013
CARA MERAWAT CUCAK HIJAU CUCAK IJO CUCAK HIJAU MINI AGAR CEPAT JINAK CARA MENJINAKKAN BURUNG CUCAK HIJAU

Pada bagian ini akan disampaikan sedikit tips tentang bagaimana caranya agar burung Cucak Hijau yang masih liar yang kita miliki lebih cepat jinak, sebagaimana tips-tips yang sudah disampaikan oleh para pakar kicau mania yang sudah ahli yang sudah membagi pengalamannya mengenai tata cara menjinakkan burung.
1. Terapi Mandi
Menurut beberapa pengalaman yang sudah disampaikan oleh para penggemar perburungan, burung bisa jinak secara alami dan juga bisa jinak dengan cara proses penjinakan yang kita lakukan, dan proses menjinakkan burung jika dilakukan secara alami akan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan penjinakan yang kita lakukan oleh kita sendiri sekalipun cara yang kita lakukan terkadang dinilai lebih extreme (agak kasar dan sedikit sadis), seperti misal ketika memandikan burung yang masih liar dengan cara kita mandikan hingga basah kuyup sampai seluruh bulu basah, jangan panik ketika burung kelabakan kesana kemari bahkan hingga luka dan berdarah di sekitar paruh dan itu pasti akan terjadi ketika kita lakukan terapi tersebut pada burung yang masih liar.
Mengapa kita harus memandikan sampai basah seluruh bulunya (bhs. jawa: nganti cerindil) dan berdarah di sekitar paruhnya, tidak masalah, karena setelah dimandikan burung akan merasakan lapar, dan mulailah berilah makan buah segar seperti pisang kepok danjuga pepaya dan juga makanan lain seperti jangkrik, caranya kita berikan dengan dengan lidi, jika belum mau makan, coba tarik ulur untuk mencoba seberapa minatnya burung terhadap jangkrik yang kita pegang sampi dia mau makan, jika memang benar-benar belum mau makan tinggalkanlah jangkrik dicepuk minuman, hari berikutnya lakukan hal yang sama, ketika sudah mulai tidak terlalu takut lakukan pemberian jangkrik dengan tangan kita langsung, dan seterusnya. Maka di sinilah burung akan mulai terbiasa dengan kita dan akan merasakan ketergantungannya kepada kita dan bahkan bagi si burung, kita bukan lagi dianggap sebagai pemiliknya namun akan dianggap sebagai teman bahkan tuannya.
2. Penempatan Pisisi Lokasi Kandang
Pada burung yang masih liar pasti akan kelabakan jika kita letakkan di tempat yang ramai banyak lalu-lalang orang secara langsung, namun ada cara yang sedikit lebih santai dan tidak terlalu membuat stress burung yang masih liar, yaitu dengan meletakkan kadang agak sedikit jauh atau tinggi yang disekitarnya banyak lalu lalang orang sekalipun agak jauh. Kemudian kita cermati, jika burung sudah mulai merasakan tenang agak sedikit kita dekatkan, dan seterusnya hingga burung tidak merasakan terganngu jika kita dekati.
Cara memandikan dan perlakuan kita terhadap burung tersebut diatas memang dinilai agak sedikit kejam dan sadis, namun itulah terapi agar burung kesayangan kita bisa jinak sesuai dengan harapan kita.
Dermikian tips dari saya, dan hal ini tidak mutlaq harus dilakukan, karena mungkin masih ada tips yang lebih jitu yang bisa juga dilakukan.
Semoga bermanfaat.
Salam Kicau Mania!
Subscribe to:
Posts (Atom)