Showing posts with label binatang. Show all posts
Showing posts with label binatang. Show all posts
Monday, December 16, 2013
7 Penyakit Yang Berasal Dari Binatang Peliharaan
Binatang peliharaan memang sangat menggemaskan. Merawat binatang peliharaan memberikan keuntungan tersendiri bagi kondisi psikologis seseorang, namun jika tidak berhati-hati menjaga kebersihan dan kesehatan, ada banyak sekali resiko penyakit yang bisa ditularkan oleh binatang peliharaan.

Apa saja itu? Simak selengkapnya 7 penyakit yang berasal dari binatang peliharaan, seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.
1. Cacing pita
Kebanyakan manusia yang menderita infeksi cacing pita adalah karena makan daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi, terutama daging babi dan daging sapi. Cacing pita dari kucing dan anjing peliharaan juga dapat menyebabkan infeksi jika tidak sengaja menelan kutu yang terinfeksi larva cacing pita.
Dalam usus manusia, larva tersebut akan berkembang menjadi cacing pita dewasa. Sebuah cacing pita dapat tumbuh lebih dari 12 kaki dan dapat hidup selama bertahun-tahun dalam tubuh manusia.
2. Cacing tambang
Kotoran binatang peliharaan bisa menularkan penyakit cacing tambang. Hal ini terjadi jika manusia berjalan tanpa alas kaki di taman atau kebun yang sering dikunjungi binatang peliharaan. Anak anjing atau kucing sendiri mendapatkan cacing tambang dari susu induknya.
3. Cacing gelang
Anak anjing atau kucing terinfeksi cacing gelang dari induknya ketika masih berada dalam kandungan. Sementara penularannya kepada manusia hampir sama seperti cacing tambang, yaitu tak sengaja menelan tanah yang telah terkontaminasi dengan telur cacing gelang.
4. Penyakit pes
Penyakit pes disebabkan oleh gigitan kutu yang banyak ditemukan pada kucing, tikus rumah dan hewan pengerat lainnya. Gejala penyakit ini adalah seperti demam, anoreksia, lesu dan pembengkakan kelenjar getah bening.
5. Toksoplasmosis
Ini adalah penyakit yang paling umum diderita oleh kucing dan manusia, terutama ibu hamil. Jadi ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk membersihkan kotoran kucing. Makanan mentah juga sebaiknya tidak diberikan pada kucing demi mencegah infeksi penyakit tersebut.
6. Penyakit Lyme
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Borrelia burgdoferi dan disebarkan oleh kutu. Kutu tersebut bahkan tidak hanya mengisap darah manusia, melainkan juga tikus, rusa, sampai binatang peliharaan. Infeksi penyakit Lyme bisa menyebabkan penurunan sistem imun sampai gangguan ginjal.
7. Scabies
Penyakit lain yang berasal dari binatang peliharaan adalah scabies yang ditularkan melalui peralatan atau kandang yang digunakan. Scabies membuat binatang peliharaan suka menggaruk dan menggigit kulitnya. Jika menular ke manusia, scabies bisa hidup lebih dari tiga minggu dan menyebar ke bagian lain.
Untuk meminimalisir infeksi berbagai penyakit tersebut, sebaiknya rajin bersihkan binatang peliharaan, kandang, dan peralatan makannya. Jangan lupa cuci tangan setelah melakukan semuanya. Selain itu, binatang peliharaan juga perlu divaksin dan melakukan kunjungan ke dokter hewan secara rutin.
Read More..

Apa saja itu? Simak selengkapnya 7 penyakit yang berasal dari binatang peliharaan, seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.
1. Cacing pita
Kebanyakan manusia yang menderita infeksi cacing pita adalah karena makan daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi, terutama daging babi dan daging sapi. Cacing pita dari kucing dan anjing peliharaan juga dapat menyebabkan infeksi jika tidak sengaja menelan kutu yang terinfeksi larva cacing pita.
Dalam usus manusia, larva tersebut akan berkembang menjadi cacing pita dewasa. Sebuah cacing pita dapat tumbuh lebih dari 12 kaki dan dapat hidup selama bertahun-tahun dalam tubuh manusia.
2. Cacing tambang
Kotoran binatang peliharaan bisa menularkan penyakit cacing tambang. Hal ini terjadi jika manusia berjalan tanpa alas kaki di taman atau kebun yang sering dikunjungi binatang peliharaan. Anak anjing atau kucing sendiri mendapatkan cacing tambang dari susu induknya.
3. Cacing gelang
Anak anjing atau kucing terinfeksi cacing gelang dari induknya ketika masih berada dalam kandungan. Sementara penularannya kepada manusia hampir sama seperti cacing tambang, yaitu tak sengaja menelan tanah yang telah terkontaminasi dengan telur cacing gelang.
4. Penyakit pes
Penyakit pes disebabkan oleh gigitan kutu yang banyak ditemukan pada kucing, tikus rumah dan hewan pengerat lainnya. Gejala penyakit ini adalah seperti demam, anoreksia, lesu dan pembengkakan kelenjar getah bening.
5. Toksoplasmosis
Ini adalah penyakit yang paling umum diderita oleh kucing dan manusia, terutama ibu hamil. Jadi ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk membersihkan kotoran kucing. Makanan mentah juga sebaiknya tidak diberikan pada kucing demi mencegah infeksi penyakit tersebut.
6. Penyakit Lyme
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Borrelia burgdoferi dan disebarkan oleh kutu. Kutu tersebut bahkan tidak hanya mengisap darah manusia, melainkan juga tikus, rusa, sampai binatang peliharaan. Infeksi penyakit Lyme bisa menyebabkan penurunan sistem imun sampai gangguan ginjal.
7. Scabies
Penyakit lain yang berasal dari binatang peliharaan adalah scabies yang ditularkan melalui peralatan atau kandang yang digunakan. Scabies membuat binatang peliharaan suka menggaruk dan menggigit kulitnya. Jika menular ke manusia, scabies bisa hidup lebih dari tiga minggu dan menyebar ke bagian lain.
Untuk meminimalisir infeksi berbagai penyakit tersebut, sebaiknya rajin bersihkan binatang peliharaan, kandang, dan peralatan makannya. Jangan lupa cuci tangan setelah melakukan semuanya. Selain itu, binatang peliharaan juga perlu divaksin dan melakukan kunjungan ke dokter hewan secara rutin.
Friday, December 13, 2013
5 Binatang Tidak Lazim yang di Makan
Binatang Sapi, Domba bahkan Rusa, masih menjadi daftar daging yang sangat nikmat untuk dimakan dimanapun anda berada. Tapi tahukah Anda, beberapa Negara di belahan dunia, menjadikan binatang yang tak lazim untuk dimakan sebagai makanan pokok dalam dapur rumahnya. Berikut 5 binatang yang sulit Anda percayai untuk dimakan:
1. Laba-laba
Memakan laba-laba mungkin membuat sebagian besar dari kita merasa mual. Tapi, diberbagai belahan dunia, laba-laba adalah makanan lezat. Anda dapat membelinya di warung-warung sisi jalan di Kamboja.
2. Gorila dan Simpanse
Salah satu mamalia yang terancam punah adalah Gorila. Mungkin kontribusi kepunahan ini salah satunya karena tradisi yang sangat tua penduduk asli dari berbagai negara di Afrika masih menganggap binatang Gorilla dan Simpanse sebagai menu makanan yang menggiurkan.
3. Anjing
Buat sebagian orang di Barat, binatang anjing sebagai binatang piaraan yang tangguh dan menggemaskan. Tetapi bagi sebagian lainnya di Asia-Pasifik Selatan anjing menjadi santapan yang menggoda. Di pasar tradisional Vietnam, Anda akan dengan mudah menemukan anjing guling dijajakan.
4. Tikus
Di beberapa Negara tertentu Tikus dianggap sebagai binatang menjijikan. Tapi belahan dunia lainnya binatang Tikus malah dianggap sebagai sajian nikmat yang kaya akan protein. Seperti yang dilakukan bangsa Romawi kuno, Tikus dianggap sebagai makanan lezat.
5. Penyu
Penyu merupakan makanan lezat di zaman Victoria lalu. Beberapa Negara kini juga masih melakukan praktek itu. Tetapi karena jumlahnya yang semakin menipis, dan meningkatnya aksi protes aktifis lingkungan, menjadikan penyu binatang yang dilindungi. Beberapa spesies penyu air tawar yang banyak di AS, sebaliknya tidak dilindungi, sehingga diperbolehkan dimakan.
sumber
Read More..
1. Laba-laba

2. Gorila dan Simpanse
Salah satu mamalia yang terancam punah adalah Gorila. Mungkin kontribusi kepunahan ini salah satunya karena tradisi yang sangat tua penduduk asli dari berbagai negara di Afrika masih menganggap binatang Gorilla dan Simpanse sebagai menu makanan yang menggiurkan.
3. Anjing
Buat sebagian orang di Barat, binatang anjing sebagai binatang piaraan yang tangguh dan menggemaskan. Tetapi bagi sebagian lainnya di Asia-Pasifik Selatan anjing menjadi santapan yang menggoda. Di pasar tradisional Vietnam, Anda akan dengan mudah menemukan anjing guling dijajakan.
4. Tikus
Di beberapa Negara tertentu Tikus dianggap sebagai binatang menjijikan. Tapi belahan dunia lainnya binatang Tikus malah dianggap sebagai sajian nikmat yang kaya akan protein. Seperti yang dilakukan bangsa Romawi kuno, Tikus dianggap sebagai makanan lezat.
5. Penyu
Penyu merupakan makanan lezat di zaman Victoria lalu. Beberapa Negara kini juga masih melakukan praktek itu. Tetapi karena jumlahnya yang semakin menipis, dan meningkatnya aksi protes aktifis lingkungan, menjadikan penyu binatang yang dilindungi. Beberapa spesies penyu air tawar yang banyak di AS, sebaliknya tidak dilindungi, sehingga diperbolehkan dimakan.
sumber
Subscribe to:
Posts (Atom)